Monday, 21 March 2016

Selamat Hari Puisi Dunia: Puisi Untuk Puisi

Puisi bukan hanya kumpulan kata
Setiap katanya dapat berbicara
Setiap barisnya dapat berteriak
Bersatu membentuk maksud penuh makna

Puisi bukan sekedar narasi
Ia dapat menghidupi orang yang mati
Bahkan puisi bisa menyalakan api revolusi
Masuk melalui indera, melewati otak, lalu bersemayam di hati

Ia berlari dari kertas demi kertas
Berbicara dari panggung demi panggung
Mengetuk setiap hati dan pikiran
Meninggalkan pesan yang harus disampaikan

Jadilah seperti puisi
Tak banyak berkata, penuh arti

Selamat hari Puisi Dunia !

Tuesday, 8 March 2016

Kamu dan Gerhana Matahari

Hati ku wis gerhana dik, isi kekosongannya ya.


*Ditulis dalam penantian munculnya Gerhana Matahari

Saturday, 13 February 2016

Kamu, Andjing !

Muka mu seperti anjing !
Menggonggong di setiap tengah malam menjelang tidur ku,
menggema ke setiap gang ingatan ku.
Sayangnya aku tak mengerti apa arti gonggongan mu,
karena aku bukan anjing seperti mu.

*terinspirasi dari fiksi Agus Noor dalam Memorabilia & Melankolia

Tuesday, 9 February 2016

Sesak Rindu

sumber gambar: images.freecreatives.com

Tiba-tiba nafas ku terengah-engah,
Menusuk sakit tepat di hati,
Menetes air mata satu per satu,
Ku kira sesak nafas, ternyata rindu.

Mendengar nama dan suara mu,
Melihat rupa dan tahu kabar mu,
Membuat sesak dada ku,
Sesak yang belum pernah ku alami saat bersama mu.

Pinjamkan aku suara mu,
Pinjamkan aku tangan mu,
Pinjamkan aku kening mu,
Pinjamkan aku peluk mu.

Aku rindu.

Saturday, 5 December 2015

Bung Karno dan Kamu

Kalau Bung Karno butuh 1 pemuda untuk mengguncang dunia,
maka saya hanya butuh kamu untuk mengguncang KUA.